Pages

Minggu, 04 Maret 2012

Sistem Perekonomian Indonesia(tugas softskill)

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

1.Arti Sistem
Jika kita berbicara mengenai system,maka kita akan menemukan banyak sekali pendapat mengenai arti atau makna dari kata tersebut.Berikut pendapat beberapa ilmuan mengenai system:
Menurut LUDWIG VON BARTALANFY
“Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu
antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan”
Menurut ANATOL RAPOROT
“Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain”
3. Menurut L. ACKOF
  “ Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang
   terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu
   sama lainnya”.
Sistem berasal dari bahasa Latin systema.Secara umum system dapat diartikan sebagai suatu  kesatuan komponen yang saling berhubungan dan membentuk tujuan tertentu.Lalu,apakah yangdimaksud dengan Sistem Perekonomian Indonesia itu?Sistem Perekonomian Indonesia adalah suatu  kesatuan komponen yang dijadikan sebagai acuan atau pedoman untuk menjalankan perekonomian Indonesia.

2.Perkembangan Sistem Perekonomian
Pada dewasa ini,perkembangan tidak hanya terjadi pada tekhnologi dan informasi.Sistem perekonomian juga mengalami perkembangan yang mengagumkan.Cara barter seperti yang dilakukan masyarakat zaman dahulu sudah jarang digunakan.Bahkan, mungkin tidak ada lagi yang melakukannya.Para ahli ekonomi telah mencetuskan beberapa system ekonomi yang dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan perekonomian.Adapun system-sistem tersebut adalah sebagai berikut:
a.Sistem Perekonomian Pasar(Liberalis/Kapitalis)
Sistem perekonomian liberal pertama kali dicetuskan oleh Adam Smith.Pada system ekonomi ini,masyarakat memiliki kebebasan untuk berproduksi dan memiliki sumber-sumber produksi.Pemerintah tidak campur tangan dalam kegiatan perekonomian.
Adapun cirri-ciri system perekonomian liberal adalah sebagai berikut:
1.Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.
2.Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.
3.Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
4.Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).
Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.
Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar.
Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.

Sistem perekonomian Liberal memiliki keuntungan dan kelemahan.
Keuntungannya:
1.masyarakat menjadi kreatif dalam mengatur kegiatan ekonomi.Karena,semua kegiatan perekonomian dilakukan secara sendiri tanpa bantuan pemerintah
2.Menghasilkan barang dengan mutu tinggi karena terjadi persaingan antar sesama  pedagang.
3.Timbul semangat untuk maju.

Adapun kelemahan Sistem Perekonomian Liberal adalah sebagai berikut:
1.Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat
2.Masyarakat yang kaya semakin kaya,dan yang miskin semakin miskin
3.Karena persaingan yang bebas,perataan pendapatan sulit dilakukan.
Negara-negara yang menganut system perekonomian Liberal antara lain Amerika,Kanada,Austria,Rusia ,dan Negara-negara bagian Eropa lainnya.
Sedangkan system perekonomian kapitalisme adalah suatu system perekonomian yang mengakui adanya hak individu.Individu bebas menjalankan kegiatan perekonomian sesuai dengan yang diinginkan.Pemerintah terlibat dalam peran yang sangat kecil disistem perekonomian ini.
Ciri-ciri system perekonomian kapitalisme:
1.Hak-hak pribadi mendapatkan pengakuan
2.Individu merupakan pemilik alat-alat produksi
3.Individu bebas memilih usaha yang menurutnya baik bagi dirinya
4.Peranan pemerintah sangat kecil
5.perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.

b.Sistem Perekonomian Perencanaan(Etatisme/Sosialisme)
Sistem perekonomian ini pertama kali dikemukakan oleh  Karl Max.Karl Max mengemukakan system perekonomian ini karena dilandasi oleh penderitaan yang dialami kaum buruh akibat ulah kaum kapitalis.Pada system perekonomian ini,kegiatan ekonomi sepenuhnya diatur oleh pemerintah.Uni Soviet salah satu Negara yang menganut system perekonomian ini.

c.Sistem Perekonomian Campuran
Sistem perekonomian campuran merupakan perpaduan antara system kapitalis dan system sosialis.Sistem perekonomian campuran memadukan kebaikan antara system ekonomi kapitalis dan system perekonomian sosialis,diantaranya menyarankan perlunya campurtangan pemerintah secara aktif dalam pihak swasta dalam melakukan kegiatan ekonomi.
Sistem ekonomi campuran memiliki cirri-ciri sebagai berikut:
1.Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasata
2.Transaksi ekonomi terjadi di pasar, dan ada campuran tangan pemerintah
3.Ada persaingan serta masih ada control dari pemerintah

Sistem ekonomi campuran juga memiliki kelebihan dan kekurangan.Keuntungannya adalah masyarakat dapat bebas berusaha dan kepentingan umum lebih diutamakan disbanding kepentingan pribadi.Sedangkan kekurangannya adalah beban pemerintah lebih berat daripada beban swasta dan swasta menjadi kurang memaksimalkan keuntungannya.


3.Sistem Perekonomian Indonesia

a.Perkembangan Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru
Sebelum memasuki orde beru,perekonomian Indonesia dapat dikatakan cukup menyedihkan.Untuk mengatasi kekalutan ekonomi pada saat itu,salah satu tokoh nasional Indonesia Bung Hatta mencetuskan agar diterapkan system ekonomi koperasi.Menurut Sumitro Djojohadikusumo,yang dibutuhkan system perekonomian Indonesia pada saat itu adalah system perekonomian campuran.Namun,setelah dirumuskan lebih lanjut akhirnya disepakati bahwa system ekonomi yang akan digunakan pada saat itu adalah system ekonomi Pancasila,yang didalamnya mengandung unsur Demokrasi Ekonomi sesuai dengan prinsip yang dianut bangsa Indonesia.
Sistem Demokrasi Ekonomi sangat sejalan dengan system pemerintahan di Indonesia,yaitu dari rakyat,oleh rakyat,dan untuk rakyat.Sistem Demokrasi Ekonomi menimbulkan banyak dampak positif diantaranya karena perekonomian dijalankan sebagai usaha bersama,maka dampaknya akan menambah rasa kekeluargaan yang terjalin diantara masyarakat.Selain itu,masyarakat bebas memilih memilih pekerjaan yang diinginkan dan mendapatkan pendapatan yang layak.
Setelah orde baru dijalankan,Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang cukup pesat.Awal orde baru dimulai dengan merehabilitas dan memperbaiki  system perekonomian Indonesia.Pada masa ini,system perekonomian Indonesia ditetapkan system perekonomian pancasila.Sebelum orde baru dimulai,sempat terjadi kesimpang siuran mengenai system perekonomian Indonesia.Pada saat itu,Indonesia menganut system ekonomi Pancasila.tetapi pemerintah malah cenderung memberlakukan system ekonomi liberalis dan etatisme.Akhirnya setelah melewati masa-masa berikutnya ditetapkan system perekonomian Pancasila sebagai system perekonomian Indonesia.
Pada tahun 1950 sampai dengan 1965,perekonomian Indonesia diisi oleh program pemerintah.Diantaranya:
a.Program Benteng pada tahun 1950
b.Sumitro plan pada tahun 1951
c.rencana Lima Tahun Pertama 1950-1955
d.Rencana Delapan Tahun

Tapi semua program tersebut tidak membantu perekonomian Indonesia.Hal ini terjadi karena banyak masalah.Diantaranya tokoh yang bergerak menjalankan program tersebut adalah tokoh-tokoh yang bukan pada bidangnya.Selain itu,dana Negara yang dikeluarkan untuk kegiatan ekonomi  justru dialokasikan untuk kepentingan perang dan bisnis.Sistem parlementer yang terlalu singkat pada masa itu juga turut menyebabkan kegagalan program pemerintah.Sebab,system cabinet yang terus berganti menyebabkan pemerintah tidak dapat menjalankan visi dan misinya secara tuntas.
Selain dari masalah-masalah yang telah diuraikan diatas,kegagalan program pemerintah yang dijalankan pada tahun 1950 sampai dengan 1965 juga disebabkan oleh kecenderungan pemerintah yang terpengaruh menggunakan system ekonomi liberal dan etatisme yang sangat tidak sesuai dengan system perekonomian di Indonesia.Terdapat tiga system ekonomi yang sangat ditolak oleh system perekonomian  Indonesia,diantaranya:
1.free fiht liberalism,yaitu kebebasan usaha yang tidak terkendali sehingga menyebabkan penekanan bagi kaum lemah.Dampak dari system ini adalah yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.
2.Etatisme,yaitu pemerintah yang terlalu berperan dalam kegiatan ekonomi sehingga mematikan keinginan masyarakat untuk berkreasi sesuai keinginannya.
3.Monopoli,yaitu susatu system ekonomi dimana satu kelompok tertentu berperan sebagai penguasa.
Ketiga system perekonomian diatas sangat ditentang oleh system perekonomian Indonesia yang menganut system ekonomi Pancasila.


4.Para Pelaku Ekonomi

Sistem perekonomian tidak akan berjalan tanpa dijalankan oleh pelaku ekonomi.Pada bagian ini,akan dijelaskan tiga pelaku ekonomi:
1.Sektor Pemerintah,bertugas mengatur kestabilan pemerataan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi.
2.Sektor Swasta,bertugas menjaga kestabilan perekonomian untuk kegiatan ekonomi.
3.Koperasi,bertugas  menumbuhkan kegiatan ekonomi untuk turut menstabilkan perekonomian.Tujuan utamanya adalah mendukung kegiatan ekonomi.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Merupakan Yaitu badan usaha yang dimodali oleh pemerintah,baik secara keseluruhan maupun seluruhnya.Peranan utama BUMN adalah untuk turut membantu perekonomian negara.Landasan konstitusional BUMN adalah Pasal 33 UUD 1945.

Adapun latar belakang didirikannya BUMN adalah sebagai berikut:
 (1)pelopor atau perintis karena swasta tidak tertarik untuk menggelutinya;
(2) pengelola bidang-bidang usaha yang “strategis” dan pelaksana pelayanan publik;
(3) penyeimbang kekuatan-kekuatan swasta besar;
(4) sumber pendapatan negara; dan
(5) hasil dari nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda dan didanai oleh pampasan perang

BUMN terbagi menjadi 3 bentuk:
 1.Perjan,yaitu badan usaha yang modalnya sepenuhnya dipegang oleh pemerintah dan merupakan milik  Negara.Perjan sudah jarang di temukan saat ini.Perjan merupakan badan usaha yang bergerak untuk melayani masyarakat,sehingga dianggap rugi.Contoh perjan adalah PJKA(Perusahaan Jawatan Kereta Api) yang kini diganti menjadi PT.KAI.

2.Perum,yaitu perjan yang telah diubah.Perum masih dikelola oleh pemerintah tetapi tidak tidak lagi terfokus untuk pelayanan masyarakat.Karena masih dianggap merugikan,saham perum diubah statusnya menjadi  persero.Para pekerja perum berstatus sebagai pegawai negeri.

3. Persero,yaitu bentuk badan usaha yang dikelola oleh pemerintah dan daerah.Persero memiliki dua tujuan:
1.untuk mencari keuntungan
2.untuk pelayanan umum.
Persero dipimpim oleh direksi dan tidak mendapatkan fasilitas Negara.Pegawai persero berstatus sebagai pegawai swasta.Cara penulisan nama untuk badan usaha bentuk persero,adalah dengan menuliskan PT di depan nama perusahaan,kemudian diikuti dengan nama perusahaan tersebut.
Beberapa contoh perusahaan yang berbentuk persero antara lain
1.PT Bank Rakyat Indonesia (persero) TBK
2.PT Perusahaan Listrik Negara (persero)
3.PT Angkasa Pura(persero)
4.PT Aneka Tambang (persero)


Satu lagi bentuk sistem perekonomian yang banyak digunakan di Indonesia adalah system koperasi.Pada system koperasi,usaha dibangun atas asas kebersamaan dan bertujuan untuk kepentingan bersama.Salah satu manfaat koperasi adalah masyarakat dapat meminjam modal dan mengembalikannya pada jangka yang telah ditentukan.Cita-cita utama koperasi adalah tolling menolong.

Komentar penulis:
Indonesia merupakan suatu Negara yang menganut system Demokrasi Pancasila,yang didalamnya tertanam identitas bangsa Indonesia yaitu demokrasi.Seperti yang kita ketahui,demokrasi merupakan suatu paham yang mempunyai semboyan “Dari rakyat,oleh rakya,dan untuk rakyat”.Dari semboyan diatas dapat disimpulkan bahwa semestinya rakyat adalah prioritas utama yang harus diperhatikan perekonomiannya.Tapi yang terjadi saat ini adalah kenyataan yang berbanding terbalik.Yang terjadi disaat ini perekonomian rakyat menjadi prioritas kesekian bagi pemerintah sehingga kestabilan perataan ekonomi tidak berjalan.Indonesia memang mengalami perkembangan perekonomian yang cukup mengagumkan setelah memasuki orde baru.Tapi untuk mencapai kata perekonomian yang baik,sepertinya belum terwujud pada saat ini.


Sumber:
http://www.idafazz.com/pengertian-sistem.php
http://zonaekis.com/pengertian-sistem-ekonomi-campuran/
http://handzmentallist.blogspot.com/2010/04/pengertian-sistem-perekonomian.html

0 komentar:

Posting Komentar